Menpora Dito Ariotedjo juga menyampaikan hal serupa. Kata Menpora Dito, pelaksanaan Fornas dilakukan dengan penuh semangat di NTB. Semangat kebersamaan ini harus dijaga terus untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas.
“Kita menyaksikan, disini mempunyai semangat yang sama, baik dari anak muda sampai lansia. Berkumpul menjadi satu dan memperkuat ikatan sosial,” terang Menpora Dito.
Seremoni penutupan Fornas VIII berlangsung megah dengan penuh nuansa budaya lokal. Gendang baleq menjadi simbol harmoni dan kekompakan. Ajang yang mengambil tema “Kalah Menang Semua Senang” ini berakhir riuh dan ditutup dengan aksi panggung Slank.