Meskipun ada opsi pembayaran online melalui BJB online, Saeful mengakui bahwa tidak semua masyarakat memahami dan familiar dengan sistem tersebut.
"Ada program pemutihan seperti itu ya? Bagaimana membludaknya di samsat-samsat untuk balik nama, untuk bayar pajak yang denda yang tahunan," tuturnya.
"Nah ini otomatis harus nge-grab, harus pelayanan itu harus cukup banyak. Ya meskipun lah online, di BJB online bisa mereka untuk mengakses," jelasnya.
"Cuman kan tidak semua paham tentang itu. Jadi sekali lagi saya rekan-rekan minimal di Baleendah adalah 2-3 untuk meng-cover, membantu, menarik orang-orang yang taat pajak yang ingin bayar," pungkas Saeful Bachri.
(Adm)