Transformasi Efisiensi di Industri Tambang: Teknologi Pelumasan dan Digitalisasi Jadi Kunci Hadapi Tekanan Biaya
Di tengah tren penurunan harga batu bara dan tekanan operasional akibat lonjakan biaya bahan bakar, pelaku industri pertambangan dituntut untuk menemukan strategi efisiensi
Menurut Teguh Sapto Subroto, Operation Director PT Putra Perkasa Abadi (PPA), efisiensi tidak bisa dilepaskan dari keandalan alat berat. Menurut mereka, melalui integrasi FMS dan Vehicle Health Management System (VHMS), perusahaan mampu merencanakan distribusi beban, melakukan perawatan preventif dan prediktif, serta mengukur produktivitas alat secara real-time. Strategi ini bukan hanya meningkatkan akurasi keputusan, tetapi juga menurunkan human error dan biaya operasional secara signifikan.
Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai perusahaan kontraktor pertambangan terkemuka. Dengan membuka ruang diskusi lintas sektor, Pertamina Lubricants berharap seminar ini menjadi titik tolak kolaborasi yang lebih luas dalam mendorong produktivitas dan efisiensi operasional tambang Indonesia. *