MZ ARIFIN UMAR ZAIN
Menang, mabok. Kalah, ngamuk.
Tiga Pelita Berlian
Semakin banyak tokoh Bonek yg telah menjadi sesepuh, pun demikian pula dgn Aremania semakin banyak yg telah menjadi tokoh. Usul saya, para sesepuh kedua kelompok suporter tsb saling bersilaturahmi merumuskan jalan tengah perdamaian abadi antara kedua kelompok tersebut. Mau sampai kapan kita "membiarkan" perseteruan yg kadang berujung maut ini kita lestarikan? Jangan sampai menjadi dosa jariyah yg tak berkesudahan. Pun demikian pula dgn kelompok2 supporter lainnya yg berseteru, ayo para seniornya/para sesepuh nya menjalin komunikasi, silaturahmi & berdamai. Semoga Abah berkenan menjadi tuan rumah . Seklangkong
Runner
Oo….gitu. Harus upaya keras menutupi dari Perusuh. Tutup bagian sini, bagian sana tersingkap. Tutup sana, sini terbuka. Akhirnya setelah sekian jam barulah tertutup semua… dari perusuh. Tulisan bisa terbit. Mari kita cari teopong lain untuk melihat yang sebenarnya terbuka… hehe. HWA Pak Dahlan, sehat selalu.
MZ ARIFIN UMAR ZAIN
Suami bagian ekspor prestasi, impor deviden. Isteri bagian produksi dalam negeri.
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
RAHASIA BERSAMA GALUH BANJAR, YANG BOLEH DAN TAK BOLEH DISEBAR.. Lima puluh tahun tetap mesra,/ Tanpa ribut, tanpa drama./ Ditanya rahasia keluarga,/ Jawabnya: “Begini. Begitu. Tapi jangan bilang-bilang ya.”/ Maka rahasia sudah bukan rahasia.// Ke B ada yang membisikkan pelan,/ “Begini. Begitu. Tapi, jangan bilang siapa-siapa, ya...”/ Eh, B senyum dan girang bukan kepalang,/ Langsung cerita ke C, hal yang sana, di sela sarapan.// C pun manggut, ikut janji,/ “Tentu, tentu. Saya janji.”/ Tapi lidah tak bertulang, mulut tak terkunci,/ Maka D ikutan tahu versi asli.// Begitu cepat kabar menyebar./ Dari mulut ke mulut./ Tetap menyebar./ Meski tak secepat algoritma dunia maya.// Tapi itu kalau beritanya miring,/ Kalau gosipnya bikin dahi kering./ Kalau berita baik, seperti rumah tangga adem,/ Biasanya, hanya dibaca kalem.// ### Jadi apa hebatnya Galuh Banjar?/ Saya buka ringkasannya aja ya:/ Gabungan sabar, dan sedikit amnesia./ Wartawan, sekaligus pemilik media, ya begitulah./ Ha ha./ Tapi tetap.../ Jangan bilang-bilang, ya!//
Baca Juga
Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺
KALAU INI BUKAN KISAH NYATA: RAHASIA HIDUP BERSAMA DIA SELAMA 100 TAHUN.. Banyak yang tanya, “Kok bisa sih, hidup bersama dia selama 100 tahun?” Saya jawab jujur: karena belum mati. Kalau salah satu sudah mati, ya enggak mungkin hidup bersama, kan? Tapi karena masih hidup bersama, ya harus pintar-pintar. Misalnya, kalau dia marah, saya diam. Kalau saya marah, dia lebih keras diamnya. Jadi rumah tetap sunyi, seperti library. Meski kadang ada panci terbang. Kuncinya: Jangan debat soal siapa benar. Debatlah soal siapa duluan minta maaf. Itu baru kompetisi sehat. Lalu, rayakan hal kecil. Seperti: “Hari ini kamu enggak ngomel, aku senang sekali!” Dia jawab: “Belum. Nanti malam.” Ha ha. ### Intinya, hidup bersama 100 tahun itu bukan soal cinta saja. Tapi soal kemampuan survive menghadapi WiFi lambat, remote TV yang hilang, dan pertanyaan klasik: “Baju yang tadi aku pakai, kamu lihat nggak?” Kalau bisa lolos dari itu semua selama satu abad. "Selamat, Anda bukan cuma pasangan ideal. "Anda spesies langka.
pak tani
Terbaru, Malaysia kenakan pajak 6% untuk WNA yang berobat. Apakah masih murah? Tergantung. mungkin individu yang mau berobat perlu riset case by case. Indonesia ngga ketinggalan2 amat kok. Pengalaman menggunakan BPJS selama ini, ok. Saya dan keluarga cukup puas. Jantung, operasi syaraf kejepit, semua ok. Kecuali CA, saya lihat harus banyak dibenahi untuk penanganan BPJS nya. Sekilas saya lihat antrian pasien CA menggunakan BPJS di siloam. Sangat perlu diperbaiki.
Juve Zhang