“Kalau yang lain mungkin umum, kami khusus. Penerapan sains data untuk ketenagalistrikan baru ada di ITPLN,” kata Syamsir.
Ia menambahkan, pembukaan program studi ini merupakan bagian dari transformasi ITPLN menuju perguruan tinggi berkelas dunia (world class university). Selain itu, program ini akan menjadi penopang bagi Program Doktor Teknik Elektro ITPLN yang tengah dalam proses perizinan.
“Ini linear dan saling mendukung. Salah satu keunggulannya nanti, penerapan sains data dipadukan ke dalam sistem ketenagalistrikan — sesuatu yang belum dimiliki perguruan tinggi lain di Indonesia,” ungkap Prof. Syamsir.
Dari sisi prospek, Prof. Syamsir optimistis prodi ini memiliki peluang besar seiring kebutuhan pemanfaatan big data di sektor energi, khususnya untuk pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, pengelolaan gardu, pembangkit, hingga sistem distribusi tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan.
Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, menyampaikan apresiasinya atas pembukaan program studi tersebut. Ia menilai langkah ITPLN selaras dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat saat ini.
“Dan tentu saja saya sangat mengapresiasi pembukaan program studi yang ada dan SK yang diserahkan kepada bapak ibu semuanya, baik jenjang sarjana maupun magister dan saya rasa bidang keilmuan yang bapak ibu buka ini sangat relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Tri Munanto.*