Hingga kini, BTN telah menyalurkan KPR Non Subsidi sebesar Rp3,8 triliun melalui 9 Sales Center yang telah beroperasi, dan diharapkan akan bertambah 3 Sales Center baru yang akan berlokasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan.
Untuk mendorong kinerja Sales Center dan mitra developer, BTN menawarkan special rate kepada nasabah sebesar 2,65 persen fixed selama 3 tahun, lebih rendah dibandingkan special rate pada 2024 dan 2023 yakni masing-masing sebesar 3,75 persen dan 5,99 persen.
Untuk fixed rate sebesar 2,65 persen selama 3 tahun tersebut berlaku untuk akad kredit selama Juni hingga 30 September 2025 dengan minimal plafon Rp750 juta dan minimal tenor 15 tahun.
Kenaikan bunga berjenjang akan berlaku sebesar 3 persen per tahun hingga floating.
Tidak hanya itu, BTN menawarkan sejumlah benefit atau penawaran eksklusif hingga 30 September 2025, yakni di antaranya biaya administrasi hanya Rp500.000 all tiering plafond, diskon 50 persen provisi, serta free appraisal dan Laporan Pemeriksaan Akhir (LPA).
“Perlu kami sampaikan juga bahwa dalam mendukung program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintah, ini bukan hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat seperti yang sudah BTN lakukan sejak 1976. Sebab itu kami memberikan apresiasi kepada para mitra developer terbaik atas kontribusinya di KPR Non Subsidi,” kata Hirwandi.
Acara Connect & Collaborate menjadi wujud nyata semangat BTN dalam menjalin kemitraan strategis berkelanjutan, sekaligus mengukuhkan peran BTN sebagai mitra utama industri properti di Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang untuk menciptakan ekosistem pembiayaan perumahan yang sehat, berkelanjutan, dan berdampak luas.