ALIANSI POROS BARU 'CRINK' Cemaskan AS-Barat

fin.co.id - 30/03/2025, 13:09 WIB

ALIANSI POROS BARU 'CRINK' Cemaskan AS-Barat

Sabpri Pilliang

Dia menyebut, seperti dikutip Majalah Mingguan "The Week", berbahaya keberadaan "poros negara otoriter" (baca: CRINK) yang berkolusi melawan Barat.

Kecurigaan dan kekhawatiran Barat terhadap CRINK, tidak main-main. Mantan pemimpin Partai Konservatif (Inggris) Iain Duncan Smith menilai, poros ini bertujuan mengakhiri nilai-nilai Barat. Ini berarti mengakhiri HAM dan supremasi hukum.

Ambiguitas HAM dan supremasi hukum dan nilai-nilai Barat itu, kini tengah diuji pada sikap Presiden Donald Trump terhadap Israel.

Visualitas Gaza sudah tak mampu mempertahankan "nilai Barat" itu, kini. Dukungan dunia, semakin menipis, ditambah dengan sikap Trump terhadap Gaza dan Ukraina yang "membingungkan".

Poros China, Rusia, Iran, Korea Utara (CRINK) kini semakin terkoordinasi dan tegas. Keberhasilan China mendamaikan Iran-Arab Saudi (10 Maret 2023), kemampuan Rusia menggiring Trump "mengecilkan" Zelinsky (Presiden Ukraina) adalah visualitas nyata.

"New York Times", yang menulis sehari setelah perdamaian Arab Saudi-Iran mensitir: "AS yang selama tiga perempat abad (75 tahun) menjadi aktor utama Timteng. Kini berada dipinggir lapangan. China yang selama ini adalah sekunder. Mengubah diri, jadi kekuatan baru".

Bila Barat tidak berhati-hati dengan perang Ukraina dan Gaza. Bukan mustahil. China akan membawa CRINK melampaui AS.

CRINK telah memulai tantangan kepada Barat. (Sabpri Piliang).

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID