Warga Palestina Bersorak Sambut Kesepakatan Gencatan Senjata Permanen Antara Israel dan Hamas
Warga Palestina di Gaza menyambut baik kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel setelah selama 15 bulan terjadi perang dan genosida.
Mereka juga akan secara ketat membatasi jumlah bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk.
Perang yang berlangsung lebih dari 15 bulan telah menewaskan lebih dari 46.000 warga Palestina, menyebabkan bencana kemanusiaan, dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur Gaza. Mahkamah Internasional sedang mempelajari klaim bahwa Israel telah melakukan genosida.
Sekitar 1.200 warga Israel tewas pada 7 Oktober 2023, dan 250 lainnya disandera. Seratus orang dibebaskan sebagai ganti 240 wanita dan anak-anak yang ditahan di penjara Israel dalam kesepakatan gencatan senjata yang terhenti pada November 2023 yang gagal setelah seminggu. (*)