Begini Kesaksian Pegawai Indomaret saat Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Tol Tangerang-Merak

fin.co.id - 04/01/2025, 14:51 WIB

Begini Kesaksian Pegawai Indomaret saat Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Tol Tangerang-Merak

Kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman di Rest Area Km 45 Tol Tangerang-Merak, membuat karyawan Indomaret, Ahmad trauma.

fin.co.id - Kasus penembakan yang menewaskan bos rental mobil bernama Ilyas Abdurrahman di Rest Area Km 45 Tol Tangerang-Merak, membuat karyawan Indomaret, Ahmad trauma. Bagaimana tidak, Ahmad berada di lokasi saat pelaku mengeksekusi korban.

"Pelaku masuk nanya toilet, langsung begitu dijawab toiletnya enggak ada, kan di luar. Karena ini rest area, (kemudian) pelaku langsung keluar lagi," kata Ahmad, Sabtu 4 Januari 2025.

Tak lama komplotan pelaku keluar Indomaret, Ahmad pun mendengar di depan tempatnya bekerja terjadi keributan. Sampai akhirnya terdengar bunyi tembakan.

"Enggak lama dari itu, terjadilah keributan. Setelah itu terjadilah penembakan itu. Gitu aja sih," katanya.

Meski begitu, dirinya tidak dapat memberikan keterangan atau informasi lebih lanjut. Sebab, saat itu dirinya sedang dalam jam kerja, dan hingga sekarang dirinya juga merasakan trauma atas kejadian tersebut.

"Saya enggak mau ingat-ingat lagi. Takut juga, saya trauma," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan yang melibatkan bos rental mobil terjadi di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak, tepatnya di depan Indomaret pada pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan pantauan Disway Group di lokasi, terlihat belum ada garis kuning polisi yang terpasang di tempat kejadian perkara (TKP). Justru malah minimarket tersebut masih buka.

Aktivitas di Indomaret pun tampak berjalan normal. Orang-orang tampak keluar masuk untuk sekedar membeli kebutuhan mereka, seperti tidak sadar bahwa tempat yang dilewatinya itu adalah lokasi penembakan.

Kemudian rombongan dari komunitas Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) tampak berkumpul di depan Indomaret untuk melakukan aksi tabur bunga di TKP.

Dengan menggunakan seragam ARMI bewarna hijau tua bertuliskan 'We Take Our Right', mereka tampak memegang satu kantong plastik berisikan kembang tujuh rupa.

Sekadar informasi, anak pertama korban penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak, Agam Muhammad (26) menjelaskan, peristiwa bermula ketika pelaku menyewa mobil Honda Brio pada 31 Desember 2024.

Namun, pada 1 Januari 2025, dua dari tiga perangkat GPS mobil tersebut ditemukan dipotong. Agam bersama ayahnya dan tim rental mobil mulai melacak keberadaan mobil tersebut hingga ke daerah Pandeglang.

Setelah memergoki mobil Brio di pertigaan Saketi, pelaku sempat menodongkan senjata api sambil mengaku sebagai anggota TNI AL.

Situasi semakin kacau ketika sebuah mobil Sigra hitam yang diduga rekan pelaku menabrakkan kendaraannya ke tim rental. Kedua mobil, Brio dan Sigra, kemudian kabur.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID