Di antara produk unggulan mereka adalah kacang mete (Samaturu), kelapa (Mohawi), dan
olahan ikan laut, yang kini telah dipasarkan hingga ke luar pulau. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga menciptakan peluang baru untuk generasi muda di komunitas mereka.
Berdasarkan laporan internal, pendapatan UMKM binaan PT GKP telah meningkat empat kali lipat dalam
dua tahun terakhir. Banyak IRT di Wawonii kini menjadi penggerak utama UMKM di Wawonii, menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal.
Produk-produk mereka kini telah masuk ke berbagai swalayan di Kendari, mencerminkan kualitas dan daya saing yang semakin kuat. Sebagai contoh, pelatihan pengolahan makanan lokal seperti kacang mete dan kelapa tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas.
Dalam prosesnya selama ini, PT GKP rutin memberikan pelatihan, pendampingan, dan fasilitas promosi kepada para pelaku UMKM. Made Fitriansyah, Manager External Relations PT GKP, menekan kanpentingnya kolaborasi untuk keberlanjutan ekonomi.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mengembangkan keterampilan dan kapasitas usaha mereka,” ujarnya.
Tidak hanya itu, kolaborasi ini juga menyentuh aspek sosial dan budaya, di mana perempuan Wawonii menjadi motor penggerak perubahan dalam keluarga dan komunitas mereka.
Perempuan yang
sebelumnya berperan sebagai ibu rumah tangga kini mampu menjadi pelaku ekonomi mandiri, memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkembang.
Baca Juga
Keberhasilan program pemberdayaan perempuan ini merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara
perusahaan dan masyarakat lokal dapat menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. PT GKP berkomitmen untuk terus mendukung perempuan Wawonii dalam mengembangkan UMKM lokal dengan menyediakan lebih banyak pelatihan dan peluang akses pasar di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PT GKP yang mendukung pelatihan dan pemberdayaan ekonomi bagi UMKM. Ini membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mandiri dan berkontribusi pada kesejahteraan bersama. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar salah satu Ketua UMKM Binaan PT GKP, Zamniar.
Selain fokus pada pemberdayaan perempuan, Program CSR PT GKP juga mencakup berbagai bidang yang meliputi pengembangan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan.
Contohnya, seperti