fin.co.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan RC Veteran Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu 1 Januari 2025. Kecelakaan adu banteng ini melibatkan pengendara motor Yamaha Aerox berinisial MK (26) dan pengendara Yamaha Fino berinisial FS (30), yang mengakibatkan satu orang tewas seketika.
Menurut saksi mata, seorang penjual batu nisan bernama Firman mengaku mendengar suara benturan keras dari dalam kiosnya yang terletak tepat di depan lokasi kejadian. Akibat kecelakaan itu, MK meninggal dunia.
"Posisi saya itu lagi di dalam kios, abis bangun tidur lah. Nah, habis itu di luar tuh kayak benturan keras banget, akhirnya saya keluar," kata Firman kepada wartawan.
Setelah keluar dari kiosnya, Firman melihat kedua korban sudah tergeletak di jalan. Namun, kata dia, saat dirinya keliar sudah ada beberapa ojek online (ojol) yang menolong.
"Saya keluar, saya lihat tuh ada kecelakaan, tabrakan. Pas saya keluar sudah ada ojol. Saya juga sempat kaget lah, namanya orang kecelakaan," katanya.
Firman kemudian bertanya kepada seorang pengendara ojek online (ojol) yang berada di lokasi dan diberi penjelasan bahwa insiden tersebut merupakan "adu banteng."
Menurut informasi dari Firman, pengendara Yamaha Aerox diduga sedang dalam perjalanan menuju kantor dan melaju dari arah Bintaro menuju Kebayoran Lama.
Sementara itu, pengendara Yamaha Fino melaju dari arah sebaliknya. Kedua pengendara diduga berkendara dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur tengah pada saat memasuki tikungan tajam.
“Saya lihat itu pas tengah-tengah sih, katanya, garis yang tengah itu yang putih (marka jalan). Ya sudah di situ tabrakanlah, posisi memang jalan lagi sepi. Ya memang enak aja buat ngebut, memang sering banget di sini,” kata Firman.
Akibat benturan keras, pengendara Yamaha Aerox (MK) yang mengalami luka parah, terutama pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat. Sementara itu, pengendara Yamaha Fino (FS) yang juga terluka parah, dengan banyak darah keluar, langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Baca Juga
"Kalau untuk korbannya yang motor Aerox tuh kayaknya meninggal deh. Sempat kritis, keluar darah banyak banget. Yang Fino juga keluar darah banyak banget. Yang Fino itu kritis, tapi nggak tahu sih dalam perjalanannya selamat atau enggak," tuturnya.
Sejumlah pengendara yang melintas, termasuk ojol, tampak tak berani untuk langsung menolong kedua korban dan memilih menunggu kedatangan tim medis serta ambulans. Polisi dan petugas medis segera datang ke lokasi untuk menangani kejadian tersebut dan membawa kedua korban ke rumah sakit.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini, termasuk kemungkinan kecepatan tinggi dan pelanggaran marka jalan.
(Faj)