Ekonomi

Kaleidoskop Industri Penerbangan Indonesia 2024: Sinar Terang di Tengah Tantangan

Industri penerbangan Indonesia di akhir 2024 menunjukkan pemulihan berkat kebijakan pemerintah. Program diskon dan pembebasan biaya membantu memperbaiki sektor ini.

Kaleidoskop Industri Penerbangan Indonesia 2024: Sinar Terang di Tengah Tantangan
Maskapai Garuda Indonesia resmi mengoperasionalkan satu unit tambahan Boeing 737-800NG dalam menyambut antusiasme penumpang pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Foto: Istimewa

Pembahasan ini bertujuan untuk mencari solusi jangka panjang yang dapat memperbaiki kondisi industri penerbangan nasional.

5. Diskon Biaya Kebandarudaraan dan Pengurangan Fuel Surcharge

Sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan industri penerbangan, pemerintah memberikan diskon biaya kebandarudaraan (PJP4U dan PJP2U), serta pengurangan fuel surcharge dan harga avtur.

Selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, langkah ini diharapkan dapat menurunkan harga tiket pesawat domestik hingga 10 persen, yang akan meringankan beban masyarakat dan meningkatkan daya tarik sektor penerbangan domestik.

6. Harapan INACA untuk Pemulihan Sektor Penerbangan

Meskipun 2024 bukan tahun yang mudah bagi industri penerbangan, INACA berharap bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah dapat membawa dampak positif yang lebih besar pada sektor ini di tahun 2025 dan seterusnya.

Dengan perhatian yang lebih besar dari pemerintah terhadap masalah operasional dan bisnis, INACA optimistis bahwa sektor penerbangan Indonesia akan semakin sehat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian. (Bianca/DSW)

Berita Terkait