Ekonomi . 21/12/2024, 19:59 WIB

ASDP Bersama Stakeholder Optimalkan Kelancaran Lintas Merak-Bakauheni di Masa Nataru 2024/2025

Penulis : Mihardi
Editor : Mihardi

fin.co.id - Dalam rangka mendukung kelancaran perjalanan selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, Pemerintah telah menetapkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan.

Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih, kendaraan dengan kereta gandengan, serta kendaraan yang mengangkut hasil tambang, bahan galian, dan bahan bangunan. Adapun kendaraan yang dikecualikan mencakup angkutan BBM/BBG, barang pokok, hewan ternak, pupuk, uang tunai, barang penanganan bencana, dan sepeda motor gratis.

ASDP Bersama Stakeholder Optimalkan Kelancaran Lintas Merak-Bakauheni di Masa Nataru 2024/2025

Dalam SKB yang diterbitkan, langkah ini bertujuan memprioritaskan kendaraan penumpang dan memastikan kelancaran perjalanan. "ASDP juga tetap mendukung distribusi kebutuhan esensial melalui akomodasi angkutan barang yang dikecualikan," kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangannya, Sabtu 21 Desember 2024.

Dalam SKB tersebut, telah diatur pembatasan kendaraan angkutan barang sebagai berikut:

Jumat, 20 Desember 2024 pukul 00.00 hingga Minggu, 22 Desember 2024 pukul 24.00 waktu setempat.

Selasa, 24 Desember 2024 pukul 00.00 hingga pukul 24.00 waktu setempat.

Kamis, 26 Desember 2024 pukul 06.00 hingga Minggu, 29 Desember 2024 pukul 24.00 waktu setempat.

Rabu, 1 Januari 2025 pukul 06.00 hingga pukul 24.00 waktu setempat

Dalam kunjungan kerja di Pelabuhan Merak, Banten pada Sabtu 21 Desember 2024, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pentingnya pengelolaan arus kendaraan dan penumpang di lintas Merak-Bakauheni sebagai jalur krusial penghubung Jawa dan Sumatera. Menhub meninjau langsung kondisi di Pelabuhan Merak dan juga Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara sebagai pelabuhan perbantuan pada Sabtu dini hari.

"Lintas Merak-Bakauheni menjadi titik strategis yang harus dikelola dengan baik, baik dari sisi fasilitas, armada kapal, maupun pengaturan arus kendaraan dan penumpang," ujar Menhub Dudy.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus pergerakan, diberlakukan pola operasi layanan pelabuhan dalam tiga kondisi:

1. Normal: Beroperasi 30 armada kapal.

2. Padat: Menambah armada menjadi 31 kapal

           
© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com