IDI Bekasi Ingatkan Masyarakat Perbanyak Makan Sayur dan Buah untuk Cegah Stunting
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang mengakibatkan pertumbuhan anak terhambat sehingga tinggi badan mereka lebih pendek dibandingkan rata-rata anak seusianya. Masalah ini kerap terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi selama periode 1.000
Mulai usia enam bulan, anak memerlukan makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, seimbang, dan beragam. Pastikan MPASI mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, sayur, dan buah.
4. Pantau Pertumbuhan Anak Secara Berkala
Rutin memeriksa tumbuh kembang anak ke posyandu atau pusat kesehatan dapat membantu mendeteksi dini masalah gizi, termasuk risiko stunting.
5. Hindari Pola Makan Tidak Seimbang
Batasi pemberian makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang kurang memiliki nilai nutrisi. Fokuslah pada pemberian makanan alami seperti sayur, buah, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
6. Edukasi dan Kesadaran Keluarga
Tingkatkan kesadaran keluarga tentang pentingnya gizi dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak. Libatkan seluruh anggota keluarga dalam menciptakan lingkungan makan yang sehat.
Penutup
Peningkatan konsumsi sayur dan buah merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif untuk mendukung pencegahan stunting pada anak. IDI Bekasi berharap masyarakat dapat lebih memperhatikan pola makan dan memenuhi kebutuhan gizi anak untuk memastikan mereka tumbuh sehat, aktif, dan cerdas.