Sedangkan Monica JR, sebagai pembicara terakhir, menyatakan, puisi esai bisa lebih mudah diterima oleh kaum muda --sebut saja kalangan Generasi Z-- ketika ia bukan sekadar karya sastra. Namun bisa berfungsi untuk solidaritas dan “healing.”
Monica, yang mempromosikan puisi esai ke Inggris dan Singapura, menceritakan pengalaman interaksinya dengan beberapa teman dari luar negeri, yang mendapatkan solidaritas dan “healing” itu lewat karya sastra.
“Puisi esai adalah sebuah gerakan dan dia bisa mendorong penyembuhan bagi kaum muda, yang hidup di tengah dunia seperti sekarang ini,” tutur Monica.