Komentar kedua pundit tersebut memunculkan pertanyaan tentang masa depan ASEAN Cup. Apakah turnamen ini mampu mempertahankan relevansi di tengah prioritas tim besar yang berubah, atau harus bertransformasi agar kembali menjadi kompetisi yang dihormati di Asia Tenggara?
Turnamen dua tahunan ini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan tradisi, kualitas, dan dinamika kebutuhan modern tim-tim peserta.