Mabuk Dhani
Sepertinya tidak ada Pilkada di Disway. Di hari Pilkada Serentak hari ini pun yang dibahas bukan politik. Saya pilih bahas Dhani Hehe.
Ketika penghasilan Dhani sudah besar yang ia pikirkan pertama adalah: membelikan rumah orang tuanya. Selama ini ayahnya tinggal di "rumah bersama" warisan orang tua.
Rumah itu yang dibeli Dhani. Saudara-saudara ayahnya dapat pengganti uang. Dhani sampai habis lebih Rp 200 juta untuk mengganti warisan itu.
Lalu Dhani sendiri beli rumah. Ayahnya tidak lagi menjadi tukang becak. Ia memberi modal sang ayah untuk jualan.
Kecerdasan dalam bermain game tidak membuat Dhani mabuk. Saya yakin tanpa nasehat saya pun ia akan tahu ke mana harus mencari sukses berikutnya. (Dahlan Iskan)
Berita Terkait
Catatan Dahlan Iskan
Jumling Suyudi
Catatan Dahlan Iskan
Kebatinan Joao
Catatan Dahlan Iskan