Vagina Punya pH Alami: Vagina punya pH alami yang berfungsi menjaga keseimbangan bakteri baik dan buruk di dalamnya.
Nah, pH air liur itu berbeda dengan pH alami vagina.
Penggunaan air liur secara terus-menerus bisa mengganggu keseimbangan pH vagina dan membuat kamu lebih rentan terhadap infeksi.
3. Risiko Iritasi dan Alergi
Air Liur Bukan Pelumas Khusus. Air liur mengandung berbagai enzim yang fungsinya untuk membantu mencerna makanan.
Enzim-enzim ini belum tentu cocok dengan kulit sensitif di area vagina.
Penggunaan air liur dalam jangka panjang bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, bahkan alergi.
Gunakan Pelumas Khusus
Pelumas khusus dibuat dengan formula yang lembut dan aman untuk digunakan di area intim.
Pelumas ini juga mengandung bahan-bahan yang bisa membantu menjaga kelembapan vagina.
Sekarang ini banyak sekali pilihan pelumas dengan berbagai jenis dan aroma.
Kamu bisa memilih pelumas yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu.
Baca Juga
Kesimpulan
Jadi, kesimpulannya apa nih?
Meskipun air liur mudah didapat dan gratis, sebaiknya kamu hindari menggunakannya sebagai pelumas.