- Infrastruktur terintegrasi: Membangun infrastruktur yang mudah diakses dan terjangkau.
- Ketahanan kesehatan: Memperkuat sistem kesehatan dan layanan kesehatan.
- Ketahanan energi: Mengakselerasi pengembangan energi terbarukan.
- Pertumbuhan UMKM: Memberikan dukungan yang lebih besar kepada sektor UMKM.
- Re-industrialisasi: Memperkuat basis manufaktur Indonesia.
- Bisnis hijau: Membangun pusat pengembangan bisnis hijau terbesar di dunia.
- Ketahanan pangan: Mengembangkan ekosistem ketahanan pangan yang mandiri.
Menuju Indonesia Emas 2045
Arsjad menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen adalah langkah penting menuju Visi Indonesia Emas 2045.
“Transformasi dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia memiliki banyak keunggulan kompetitif, seperti jumlah tenaga kerja terbesar keempat di dunia dan kekayaan biodiversitas yang melimpah.
Optimisme untuk Generasi Muda
Dalam dialog ini, Arsjad juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mencapai tujuan ini. “Generasi muda adalah harapan kita. Mereka harus siap untuk menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan perubahan,” katanya.
Ia berharap, dengan partisipasi aktif dari generasi muda, inisiatif ini bisa membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Dengan strategi yang jelas dan kolaborasi yang erat, Kadin Indonesia optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bukanlah sekadar impian. Ini adalah tujuan yang dapat dicapai, membawa harapan dan kesempatan bagi semua lapisan masyarakat. Melalui kerjasama dan komitmen bersama, masa depan ekonomi Indonesia tampak cerah dan penuh potensi," pungkas Arsjad. (Disway/Sabrina Hutajulu)