fin.co.id - Rachman Arief Dienaputra, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR digadang-gadang menjadi kandidat kuat Menteri Pekerjaan Umum (PU) di pemerintahan Prabowo-Gibran.
Pria kelahiran Bandung 1966 itu sudah malang melintang di dunia infrastruktur, dan tercatat memiliki harta kekayaan senilai hampir Rp 8 miliar.
Laporan harta kekayaannya yang disampaikan pada 4 Maret 2024, memperlihatkan berbagai aset yang dimiliki oleh mantan Kepala BPIW Kementerian PUPR ini.
Rincian Harta Kekayaan Berdasarkan eLHKPN
Berdasarkan laporan tersebut, Rachman Arief memiliki total kekayaan senilai Rp 7.988.968.939, yang terbagi dalam beberapa kategori aset utama, seperti tanah dan bangunan, alat transportasi, serta kas dan setara kas.
1. Tanah dan Bangunan
Rachman Arief memiliki 12 properti yang tersebar di Bekasi, Bandung, dan Jakarta Selatan dengan total nilai Rp 4.770.220.000. Beberapa propertinya yang paling bernilai adalah:
- Sebuah tanah dan bangunan di Bandung seluas 67 m²/180 m² senilai Rp 1,3 miliar.
- Tanah dan bangunan seluas 116 m²/66 m² di Bandung seharga Rp 550 juta.
- Tanah dan bangunan seluas 33 m² di Jakarta Selatan dengan nilai Rp 500 juta.
Selain itu, sejumlah properti lainnya berlokasi di Bekasi dengan nilai bervariasi dari Rp 110 juta hingga Rp 550 juta, menunjukkan bahwa aset real estate menjadi bagian terbesar dari harta kekayaannya.
2. Alat Transportasi dan Mesin
Untuk kendaraan, Rachman Arief memiliki dua mobil dan satu sepeda motor dengan total nilai Rp 155.750.000. Koleksi kendaraannya termasuk:
- Honda Freed Minibus tahun 2013 senilai Rp 113 juta.
- Honda Jazz tahun 2004 seharga Rp 40 juta.
- Honda Beat sepeda motor keluaran 2012 dengan nilai Rp 2,75 juta.
3. Kas dan Setara Kas
Baca Juga
Kas dan setara kas yang dimiliki Rachman Arief tercatat sebesar Rp 3.062.998.939, memberikan gambaran tentang likuiditas keuangannya yang cukup tinggi.