Tentu ini tak benar- benar terjadi. Saya sebagai pelukis, yang dibantu Artificial Intelligence, hanya mengimajonasikannya.
Dalam rangka edukasi, panitia ICRP dan Esoterika membuat dua lomba berdasarkan lukisan Denny JA itu. Pertama, lomba esai soal Paus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia. Kedua, lomba swafoto, di depan lukisan Paus.
Lomba ini sekaligus sosialisasi dari citranya soal pemimpin yang melayani, dan prinsip toleransi.