Catatan Dahlan Iskan

Kereta Luxury

MUMPUNG harus turun di Cirebon: ingin mencoba gerbong kereta api kelas luxury.

Kereta Luxury
Dahlan Iskan di dalam kereta luxury.--

Harapan saya untuk tidur nyenyak tidak kesampaian. Bukan soal dibangunkan itu tapi soal lain: guncangannya. Guncangan di sepanjang perjalanan membuat saya tidak bisa lelap.

Saya tahu: rel kita sudah tua. Pun bukan milik KAI. Rel adalah milik pemerintah. Atau karena gerbong ini di posisi sangat belakang?

Mungkin saya harus sering-sering naik luxury: agar terbiasa dengan guncangan. (Dahlan Iskan)

Berita Terkait