"Saya tidak berasal dari keluarga berada. Fasilitas yang saya miliki bukan barang profesional yang mewah. Berbagai peralatan adalah buatan bapak saya sendiri. pengalaman saya ini membuktikan bahwa berprestasi tidak melulu disebabkan oleh fasilitas yang mewah. Tetapi yang terpenting adalah kemauan kita untuk bekerja keras," terangnya.
Veddriq sendiri menaruh harapan besar terhadap dunia olahraga di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak. Ia berharap, prestasi yang berhasil diraihnya ini dapat menjadi penyemangat dan motivasi bagi generasi muda di Indonesia.
"Kita harus terus menerus berkembang, karena persaingan olahraga semakin ketat. Hari ini kita bisa jadi juara, tetapi kita tak tahu pasti apakah masih terus unggul di masa depan. Kita tetap harus progress dan beradaptasi. Hari ini Pontianak punya juara dunia. Tapi ke depan mesti lahir atlet baru yang lebih hebat dari saya. Selama ada kerja keras dan kemauan, pasti Indonesia bisa," pungkas Veddriq.