Pengamat Sebut Penerapan BMAD Ubin Keramik China akan Berdampak Negatif pada Pembangunan IKN
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan pemerintah Indonesia harus berhati-hati dengan rencana penerapan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) terhadap ubin keramik asal China
“Yang penting sebenarnya bagi saya, bagi rakyat Indonesia bagaimana kepentingan nasional Indonesia itu terjaga, bagaimana ekonomi stabil, bagaimana rakyat bisa makan, bagaimana masyarakat tadi punya pekerjaan itu yang paling penting dalam konteks persoalan bisnis antara Indonesia dengan China,” pungkasnya. (*)