Menurut dia, pilihan itu sepenuhnya diserahkan kepada Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju. Dia mengaku siap dipasangkan dengan siapapun untuk maju di Pilkada DKI Jakarta.
"Saya tergantung partai, saya kan orangnya enggak ge'er (kepedean). Ini survei saja belum. Partai koalisi saja belum ada terjadi. Baru diinstruksikan," katanya.
Selain itu, dia juga mengaku belum menjalin komunikasi dengan partai atau tokoh politik manapun kecuali dengan Partai Golkar.