fin.co.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Pusat mengusulkan enam nama bakal calon gubernur atau wakil gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada Serentak 2024. Enam nama yang diusung yakni Ketum PSI Kaesang Pangarep, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Kemudian, Menparekraf Sandiaga Uno, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, dan mantan Anggota DPRD DKI Jakarta Fajar Sidik.
Ketua DPD PSI Jakarta Pusat, Hervin Afriansya mengatakan, keenam nama itu kemudian digodok di DPD dan DPP PSI dan akan ditentukan dalam sidang pleno sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pilihan terbaik bagi warga Jakarta. Putusan tersebut berdasarkan sidang pleno yang merupakan bagian dari proses demokrasi internal PSI yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
"Kami telah melibatkan berbagai elemen masyarakat khususnya di Jakarta Pusat dan mendengarkan aspirasi mereka untuk memastikan bahwa calon yang direkomendasikan adalah yang terbaik dan paling sesuai untuk memimpin Jakarta ke depan," kata Hervin dalan keterangan tertulis, Minggu 7 Juli 2024.
Hervin menyampaikan, rekomendasi yang dihasilkan dari rapat pleno itu akan diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jakarta untuk evaluasi lebih lanjut.
"Proses seleksi ini sangat penting untuk memastikan bahwa PSI Jakarta dapat mengusung calon-calon yang memiliki integritas, kompetensi, dan visi yang jelas untuk memajukan Jakarta," tuturnya.
Sidang pleno daerah yang digelar oleh DPD PSI Jakarta Pusat ini melibatkan pengurus dari tingkat Kota hingga Kecamatan terkhusus di Jakarta Pusat. "Kami menjunjung tinggi prinsip partisipasi dalam setiap proses pengambilan keputusan di internal partai," tegasnya.
Lebib lanjut, Hervin menambahkan, nama-nama yang direkomendasikan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh PSI. Yaitu memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak yang baik.
"Kami mencari pemimpin yang tidak hanya mampu mengelola kota ini dengan baik, tetapi juga memiliki keberpihakan pada rakyat dan komitmen terhadap pembangunan manusia Jakarta," tuturnya.
Setelah rekomendasi dari rapat pleno itu, kata Hervin, akan diserahkan kepada DPW PSI Jakarta. Selanjutnya akan dilakukan proses evaluasi oleh DPW dan DPP untuk menentukan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung oleh PSI dalam Pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga
(Can)