fin.co.id - Sejumlah penjual seragam sekolah di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, raup untung mencapai Rp15 juta hingga Rp25 juta sehari menjelang hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2024/2025. Bagaimana tidak, menjelang sehari masuk sekolah, orangtua atau wali murid menyerbu penjual seragan sekolah untuk perlengkapan anak-anaknya.
Salah seorang pedagang seragam di Pasar Jatinegara yang tak ingin disebutkan namanya mengaku bisa meraup untung sebesar Rp15 juta dalam sehari. Sejak dari tadi, kata dia, tempatnya berjualan terud dipadati pembeli seragam sekolah, Minggu 7 Juli 2024.
"Musim ajaran baru, minimal Rp15 jutaan sehari, bahkan pernah sampai Rp25 juta sehari," katanya.
Diakuinya, pembeli seragam sekolah mulai ramai sejak akhir Juni 2024. Pembeli tak hanya datang dari Jabodetabek, kata dia, tapi ada yang dari Cirebon hingga Lampung.
"Pembeli rata-rata beli banyak, satu orang bisa tiga sampe lima baju, belom celananya terus ikat pinggang, jadi belinya borongan," katanya.
"Ada dari Lampung, Cirebon ada, Banten ada juga," lanjutnya.
Terkait peningkatan penjualan, diakuinya masih sama seperti tahun lalu, tak ada peningkatan yang signifikan.
"Pokoknya pas selesai covid alhamdulillah pembeli mulai berdatangan ya, ya sampe sekarang stabil aja sih," paparnya.
Sementara itu, salah satu pembeli bernama Aliyah rela mengantre demi membeli seragam sekolah dengan harga murah.
"Ya dibanding di luar, di sini harganya lebih murah. Ya meski beda cuma Rp10 sampe Rp20 ribuan ya, tapi lumayan kan kalo beli banyak," ujarnya.
Baca Juga
Menurut Aliyah harga seragam sekolah tahun ini cukup mahal. Apalagi, memasuki ajaran baru, tak hanya seragam saja yang dibeli, melainkan alat tulis seperti buku, hingga tas sekolah.
"Cukup banyak biaya tahun ajaran baru ini, seragam satuannya Rp80 ribu, belom bukunya, tas baru, sepatu, duh banyak banget pengeluaran," tukasnya.
(Sab)