News

Komnas Haji Nilai Garuda Indonesia Tak Profesional Layani Jemaah Haji Indonesia

Hal ini merespons adanya 46 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia yang dialihkan rute penerbangannya.

Komnas Haji Nilai Garuda Indonesia Tak Profesional Layani Jemaah Haji Indonesia
Jemaah haji Kabupaten Tangerang yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Akibat perubahan rute, lanjutnya, petugas harus membagi pelayanan di Madinah, yang bisa berdampak menurunnya layanan petugas sehingga pelayanan menjadi tidak optimal.

 

"Konsekuensi lanjutannya mengharuskan penyiapan layanan tambahan di Madinah di luar jadwal yang telah direncanakan yang mencakup akomodasi, konsumsi, dan transportasi sehingga menambah beban biaya baru," ujarnya.

 

Atas kejadian tersebut, Siradj meminta kepada Menteri Agama dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh kepada Garuda Indonesia. 

Karena telah memberikan pelayanan yang mengecewakan, tidak sesuai dengan komitmen, dan apa yang dijanjikan selama ini.

 

"Garuda harus bertanggung jawab termasuk memberikan kompensasi dan ganti rugi kepada jemaah sesuai dengan regulasi penerbangan. Terlebih, alasan perubahan penerbangan tersebut sampai sekarang tidak diungkap secara jelas," tutur Mustolih Siradj.

Berita Terkait