fin.co.id - Keberadaan kontrakan yang dijadikan tempat porstitusi di Kampung Sadang, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten tangerang, membuat masyarakat sekitar resah.
Akibatnya puluhan warga dan aparat keamanan pun menggeruduk kontrakan yang diduga kuat menjadi tempat prostusi secara online tersebut.
Salah satu warga bernama Aris mengatakan, keberadaan para wanita pekerja seks komersial di sebuah rumah kontrakan itu memang sudah dicurigai.
Warga yang merasa resah pun langsung turun tangan. Sebab kegiatan semacam ini hanya akan mengotori nama kampung.
"Inisiatif warga aja, udah sering keluar masuk, pakaian mereka kaya pekerja seks komersial dan ditambah setiap hari ada laki laki hidung belang keluar masuk," kata dia, dikutip FIN Rabu 19 Juni 2024.
Kata Aris, saat digerebek oleh warga, pada Selasa 18 Juni 2024 dini hari, ada 4 orang wanita pekerja seks komersial (PSK) yang diamankan Polsek Cisoka.
"Ada satu kantong plastik warna merah tapi saya ga0 tau kalau itu barang bukti apa saja, yaa pokonya ada 4 wanita aja dibawa ke dalam mobil polisi," pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cisoka, Iptu Iwan Dewantoro mengatakan dalam penggerebekan itu polisi hanya menemukan para PSK-nya saja. Sementara mucikarinya tidak ditemukan.
Sehingga, pihaknya hanya memberikan saksi dan pembinaan kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang.
"Ga bisa dikenakan pasal, kita hanya bisa memberikan sangsi dan pembinaan dari Dinsos," pungkasnya.