Kesehatan

Cukup Bawa KTP, Program JKN Jadi Andalan Masyarakat untuk Berobat

fin.co.id - 19/06/2024, 17:39 WIB

Cukup Bawa KTP, Program JKN Jadi Andalan Masyarakat untuk Berobat

Dimas Swasti Wisnu (33), seorang peserta Program JKN asal Kebumen.

fin.co.id - Jaminan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan penting yang wajib dimiliki oleh setiap penduduk agar dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan. 

Untuk itu, Program JKN hadir dalam mendukung akses layanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat.

Hadirnya Program JKN memberikan kepastian pembiayaan dalam pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini pun kini terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh sebagian besar masyarakat, tidak terkecuali bagi Dimas Swasti Wisnu (33), seorang peserta Program JKN asal Kebumen.

“Saya terdaftar sebagai Peserta JKN sudah cukup lama. Alhamdulillah program ini sangat membantu saya sewaktu butuh pengobatan di fasilitas kesehatan,” ujar Dimas pada Selasa (28/05).

Baca Juga

Dimas yang saat ini bekerja sebagai petugas di Puskesmas Pejagoan mengungkapkan Program JKN menjadi andalan masyarakat untuk berobat. Hampir seluruh pasien yang berobat di tempat ia bekerja adalah peserta JKN. Menurutnya, masyarakat kini sudah mulai yakin dan percaya bahwa berobat menggunakan JKN semakin baik.

Menurut pria yang memiliki hobi menyanyi ini, banyak terobosan yang telah dilakukan BPJS Kesehatan selama ini untuk memudahkan peserta JKN mengakses pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan KTP untuk berobat. Dengan kebijakan tersebut, masyarakat tidak perlu lagi khawatir jika kartu JKN miliknya hilang atau tertinggal dirumah.

“Kebijakan yang sangat fleksibel, karena setiap orang kemana-mana bawa KTP, bahkan saya hafal NIK milik saya. Jadi kalau saya berobat kadang cukup sebut NIK saya saja tanpa menunjukan identitas apapun, jadi sangat mudah,” kata Dimas.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan Aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh di gawai masing-masing peserta JKN. Melalui aplikasi ini, peserta dapat mengakses berbagai fitur diantaranya antrean online, konsultasi dokter, hingga perubahan data peserta. Tak hanya itu, peserta juga dapat melakukan skrining riwayat kesehatan setiap tahunnya. Melalui fitur ini, peserta JKN juga bisa mengetahui seberapa tinggi risiko mengidap penyakit-penyakit kronis.

“Saya sering juga mengedukasi pasien yang berkunjung ke puskesmas untuk memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN ini. Apalagi sekarang hampir setiap orang punya gawai atau handphone yang memadai untuk unduh aplikasi ini,” ungkap Dimas.

Baca Juga

Dimas juga mengingatkan pentingnya terdaftar JKN dan memastikan kepesertaan JKN selalu aktif. Menurutnya, sakit merupakan hal yang tidak dapat diprediksi oleh siapa pun. Dengan adanya JKN, masyarakat tidak lagi khawatir apabila tiba-tiba sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan.

"Tidak seorang pun berharap sakit, tetapi perlu dilakukan persiapan sedini mungkin untuk mengantisipasinya. Ketika saya sakit, Program JKN akan menjamin biaya pelayanan kesehatan saya. Jadi memang sebaiknya semua kalangan harus terdaftar JKN," tuturnya.

Dimas juga menceritakan pengalamannya saat mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan. Setiap ia mengakses pelayanan kesehatan, ia mengaku kerap merasa puas. Menurut Dimas, seluruh petugas di rumah sakit mulai dari layanan administrasi sampai petugas di bagian pengambilan obat, sangat ramah dan baik. Tidak ada kesan diskriminasi ketika ia berobat menggunakan JKN. Ia pun tidak mampu membedakan pasien umum dan pasien JKN ketika berobat kala itu.

“Kalau di rumah sakit ataupun di puskesmas, sekarang hampir tidak bisa membedakan mana pasien umum dan mana pasien JKN, karena pelayanan yang diberikan sama,” ujar Dimas.

Terakhir Dimas berharap agar kemudahan yang dihadirkan BPJS Kesehatan dapat disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa akan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dan kemudahan dari terobosan tersebut.

"Masih ada masyarakat yang belum terpapar terkait Aplikasi Mobile JKN atau penggunaan KTP untuk berobat, padahal ini sangat penting dan memudahkan masyarakat. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak yang mengetahuinya," tutupnya.

Khanif Lutfi
Penulis
-->