Ekonomi

Pergerakan Harga Emas Dunia Sepekan Terakhir (10-17 Juni 2024): Dipengaruhi Inflasi dan Suku Bunga

Sepekan terakhir (10-17 Juni 2024), harga emas tren menguat di awal pekan dan kemudian melemah di akhir pekan

Pergerakan Harga Emas Dunia Sepekan Terakhir (10-17 Juni 2024): Dipengaruhi Inflasi dan Suku Bunga
Ilustrasi emas batangan internasional

Pasar emas tutup.

Senin (17 Juni 2024):

  1. Harga emas dibuka di level US$ 2.287,43 per ons troy.
  2. Harga emas melemah 0,25% dibandingkan hari sebelumnya.
  3. Pelemahan harga emas didorong oleh ketidakpastian pasar terkait dampak kebijakan The Fed dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas:

  1. Inflasi: Kenaikan inflasi umumnya mendorong kenaikan harga emas, karena emas dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.
  2. Suku bunga: Kenaikan suku bunga dapat menekan harga emas, karena emas tidak memberikan imbal hasil seperti deposito atau obligasi.
  3. Nilai tukar dolar AS: Pelemahan dolar AS umumnya mendorong kenaikan harga emas, karena emas dibeli dengan dolar AS.
  4. Ketidakpastian pasar: Ketidakpastian pasar, seperti gejolak geopolitik atau krisis ekonomi, dapat mendorong investor untuk membeli emas sebagai aset safe haven.

Prediksi Harga Emas:

Pergerakan harga emas dalam jangka pendek masih akan volatil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebijakan moneter The Fed, data ekonomi AS, dan kondisi geopolitik global.

Analis memprediksikan bahwa harga emas dapat bergerak di kisaran US$ 2.200 hingga US$ 2.400 per ons troy dalam beberapa pekan ke depan.(*)

Berita Terkait