Viral

Islah Bahrawi Sindir Habib Bahar: Mau Keturunan Nabi kek, Kalau Bajingan ya Bajingan Aja!

fin.co.id - 14/06/2024, 13:32 WIB

Islah Bahrawi Sindir Habib Bahar: Mau Keturunan Nabi kek, Kalau Bajingan ya Bajingan Aja!

Direktur Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi

fin.co.id- Pengamat teroris Islah Bahrawi  ikut menanggapi video viral Habib Bahar bin Simith yang mengamuk di Kresek, Banteng untuk mencari seseorang pria yang menghinanya.

Pria yang dicari Habib Bahar bernama Sayyid Qori, warga Kresek, Tangerang, Banteng, pada Rabu malam lalu. Bahar mendatangii rumah pria tersebut untuk beduel dengannya. Pimpinan ormas Majelis Rasulullah tak terima dirinya dicaci maki saat live streaming di TikTok.

Merespon itu, Islah Bahrawi mengatakan, dirinya tak peduli Bahar itu keturunan Nabi atau bukan. Namun sikap Bahar arogan dan tak pantas.

"Prinsip saya: Mau ngaku keturunan Nabi atau ngaku tuhan sekalipun, kalau bajingan ya bajingan aja! Arogan ya arogan aja! Manusia biasa pak," kata Islah Bahrawi di akun X miliknya, @islah_bahrawi, Jumat 14 Juni 2024.

Baca Juga

Menurut Islah, Bahar bin Simith hanya manusia biasa. Dia mengatakan, seseorang akan dinilai dan dihormati dari akhlaknya, bukan dari keturunannya.

"Kalau perut lapar, akan juga cari makan. Sama seperti kita. Ukuran apresiasi kita kepada manusia lain itu akhlaknya, bukan keturunannya," ujar Islah Bahrawi.

Diberitakan sebelumnya, Habib Bahar bin Smith viral mendatangi markas pria yang bernama Sayyid Qori yang menantangnya duel di Kresek Tangerang, Banteng.

Lewat video yang beredar di media social X, Habib Bahar mengaku datang bersama sopirnya pada malam Rabu 12 Juni 2024.

Dirinya datang untuk meladeni tantangan duel oleh Sayyid Qori. Setelah sampai di markas Sayyid Qori di Kresek, Habib Bahar menunggu di sebuah lahan kosong untuk keduaya duel.

Baca Juga

Habib Bahar lalu menelpon Qori memberitahukan bahwa dirinya sedang tunggu. "Halo Qori, ini saya sudah di Kresek, pasar Kresek," kata Habib Bahar yang duduk menunggu di sebuah kursi.

"Tungguin. Sendirian?" jawab Qori di telepon.

"Sama sopir, sopir diam sendiri, tenang aja," kata Habib Bahar.

Habib Bahar meminta Qori agar segera menghampirinya agar urusan keduany selesai secara jantan.

"Jangan lama-lama. Waktu saya mahal soalnya," kata Habib Bahar.

Qori lalu meminta Bahar agar menunggunya. "tungguin, jangan panik, tenang," kata Qori.

Afdal Namakule
Penulis
-->