MEGAPOLITAN

Remaja di Bekasi Jadi Korban Kekerasan, Dipukul Hingga Disiarkan Melalui Media Sosial

fin.co.id - 12/06/2024, 22:48 WIB

Remaja di Bekasi jadi korban kekerasan

FIN.CO.ID - Beredar video siswi SMP Negeri di Kota Bekasi berinisial FAP, menjadi korban perundungan hingga kekerasan oleh teman-temannya.

Berdasarkan informasi yang fin.co.id dapat, perundungan dan kekerasan itu dilakukan oleh teman mainnya yang berinisial NV, MG, UC, dan IC.

Berdasarkan video yang telah di terima, korban mendapat perundungan dan kekerasan dari teman sesama wanita di lapangan terbuka.

Terlihat dalam video, FAP mendapat pukulan di bagian kepala hingga tersungkur di lapangan. lalu kembali berdiri, dan mendapat jambakan dari temannya.

Baca Juga

Orang tua korban, Erick Nur Arifin (46) mengungkapkan, ia baru mengetahui peristiwa kekerasan itu setelah menerima video.

"Saya tiba-tiba mendapatkan video kekerasan terhadap anak saya, menurut saya udah di batas wajar dan kronologinya itu kayak udah direncanakan gitu," ungkap Erick saat ditemui di KPAD Kota Bekasi, Rabu 12 Juni 2024.

Menurutnya, peristiwa kekerasan itu terjadi di lapangan poris, Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, pada hari Jumat 6 Juni 2024 lalu

Peristiwa yang videonya tersebar itu bermula usai FAP dijemput temannya berinisial MG menggunakan motor, untuk di ajak bermain bersama.

"Karena diajaknya main, akhirnya dia ikut. Sesampainya di depan komplek, ternyata udah ditungguin sama kelompok tersebut," jelasnya.

Baca Juga

Erick mengatakan, anaknya di ajak ke lapangan lalu bertemu seluruh pelaku yang beda sekolah, namun teman main bersama di rumah.

"Dari situ diajak baru ke lapangan yang menjadi lokasi kejadian, mereka dari temen ke temen dan semua beda sekolah," ucap Erick saat ditemui.

Di lapangan, FAP mendapat perundungan hingga kekerasan dari teman wanitanya. Aksi itupun disiarkan secara langsung, dari media sosial.

"Anak saya ditampar dan semacamnya disuruh ngaku, 3 orang melakukan pemukulan dan 2 orang (NV dan UC) mereka juga live Instagram," jelasnya.

Kini orang tua korban telah melaporkan peristiwa perundungan dan kekerasan ke Polres Metro Bekasi Kota, untuk selanjutnya di proses lebih lanjut.

Tuahta Aldo
Penulis
-->