Usai 8 Hari Jalani Perawatan, ART yang Lompat Dari Atap Rumah Majikan di Tangerang Meninggal Dunia

fin.co.id - 06/06/2024, 13:38 WIB

Usai 8 Hari Jalani Perawatan, ART yang Lompat Dari Atap Rumah Majikan di Tangerang Meninggal Dunia

Konferensi Pers Kasus ART Lompat Dari Atap Rumah Majikan di Kota Tangerang

FIN.CO.ID -  CC(16) asisten rumah tangga (ART) yang melompat dari rumah majikannya di Cimone, Kota Tangerang, pada 29 Mei 2024 lalu, meninggal dunia.

Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama 8 hari. Namun, pada Rabu 5 Juni 2024 Korban meninggal dunia di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang. 

J enazah remaja berusia 16 tahun tersebut telah menjalani autopsi untuk kepentingan penyidikan Kepolisian.

"Tindakan penanganan medis telah dilakukan setelah kami menerima laporan korban melompat dari atap rumah majikannya itu, di tanggal 29 Mei," terang Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis 6 Juni 2024.

Ia melanjutkan, usai kejadian korban segera dibawa ke RS Tiara. Lalu keesokan harinya atau tangal 30 Mei 2024 korban dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang, untuk perawatan lebih intensif.

"1 Juni pihak RSUD menyatakan jika korban tidak sadarkan diri dan dimasukkan ke ruang ICU, dan di hari Rabu, 5 Juni 2024 pihak RS menyatakan jika korban meninggal dunia," ulasnya.

Kata Zain, usai melengkapi administrasi pengambilan jenazah dan melakukan autopsi. Dinsos Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota membantu pemulangan dan pengawalan Jenasah ke tempat asal korban di Kerawang.

"Almarhumah hari ini dimakamkan di kampung halamannya, yakni Karawang, Jawa Barat. Kami turut berdukacita atas meninggalnya korban," ungkapnya.

Dalam kasus ini, kepolisian Polres Metro Tangerang Kota sudah menetapkan 4 orang sebagai tersangka, termasuk majikan korban berinisial L.

Direktur RSU Kabupaten Tangerang Endang Widyastiwi menjelaskan penyebab meninggalnya CC, meskipun sempat menjalani perawatan medis.

Rikhi Ferdian
Rikhi Ferdian
Penulis

Penulis FIN.CO.ID