Kesehatan

Sudah Tau Belum? Kebiasaan Makan Gorengan Berisiko Sebabkan Penyakit Jantung di Kemudian Hari

fin.co.id - 18/05/2024, 09:50 WIB

Gorengan, Ilustrasi: Copilot (AI)

FIN.CO.ID - Siapa sih yang gak suka gorengan? Camilan gurih dan renyah ini emang selalu menggoda, ya?

Tapi, tau gak sih kalau kebiasaan makan gorengan ternyata bisa berakibat fatal bagi kesehatan jantung kamu di kemudian hari?

Yap, bener banget! Gorengan yang digoreng dengan minyak panas mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi.

Lemak-lemak jahat ini nih yang bisa menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL).

Lama kelamaan, penumpukan lemak ini bisa bikin pembuluh darah menyempit dan kaku, sehingga aliran darah ke jantung terhambat.

Nah, kondisi inilah yang bisa memicu penyakit jantung koroner, bahkan serangan jantung!

Tenang, bukan berarti kamu harus berhenti makan gorengan sama sekali kok.

Kuncinya adalah makan dengan bijak dan secukupnya.

Tips Makan Gorengan

Berikut beberapa tips agar kamu bisa tetap menikmati gorengan tanpa membahayakan kesehatan jantung:

  • Batasi frekuensi: Makan gorengan 2-3 kali seminggu aja cukup, ya.
  • Gunakan minyak yang lebih sehat: Pilih minyak goreng yang lebih tahan panas dan rendah lemak jenuh, seperti minyak zaitun atau minyak canola.
  • Ganti metode memasak: Alih-alih digoreng, kamu bisa coba mengolah gorengan dengan cara dibakar, dipanggang, atau di-air fryer.
  • Perhatikan porsi: Jangan makan gorengan berlebihan. Cukup 1-2 potong aja sebagai camilan.
  • Seimbangkan dengan makanan sehat: Konsumsi banyak buah, sayur, dan protein untuk menyeimbangkan asupan nutrisi.

Kesimpulan

Kebiasaan makan gorengan memang menggoda, tapi taukah kamu bahwa hal ini dapat membahayakan kesehatan jantung di kemudian hari?

Gorengan yang digoreng dengan minyak panas kaya akan lemak jenuh dan lemak trans yang dapat menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan kolesterol jahat (LDL).

Hal ini dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan aliran darah ke jantung terhambat, sehingga memicu penyakit jantung koroner, stroke, bahkan serangan jantung.

Namun, bukan berarti kamu harus berhenti makan gorengan sama sekali.

Kuncinya adalah makan dengan bijak dan secukupnya.

Makruf
Penulis
-->