Lebih lanjut, ada Wakil Menteri Agraria, Juli Antoni, di mana pada media sosial pribadinya mempolitisasi program pemerintah dengan melakukan pembagian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan wakaf kepada masya agar memberikan dukungannya kepada Prabowo-Gibran.
Bambang Widjojanto mengatakan, masih banyak pejabat-pejabat lainnya yang tidak cuti maupun mundur dari jabatannya tetapi justru terlibat pada kampanye dari kubu 02.
"Saya sebut beberapa saja karena cukup banyak menteri yang terlibat di situ," imbuhnya.
Bambang juga menilai yang dilakukan oleh para menteri Presiden Jokowi telah menyalahgunakan fasilitas negara. Bahkan, Presiden Jokowi juga pernah melibatkan BIN untuk untuk mengetahui data survei dan arah partai politik.
"Sebagai upaya untuk memenangkan kontestasi, presiden Jokowi ternyata juga menggerakkan atau setidak-setidaknya membiarkan beberapa anggota menteri kabinet terlibat dalam kampanye pasangan calon nomor urut 02 serta pejabat negara lainnya," tandasnya. (Intan Afrida Rafni).