Keringat Dingin saat Jam Puasa? Awas Hipoglikemia: Disarankan Membatalkan

fin.co.id - 23/03/2024, 14:28 WIB

Keringat Dingin saat Jam Puasa? Awas Hipoglikemia: Disarankan Membatalkan

Gejala Hipoglikemia, Keringat Dingin, Image: Ron Lach / Pexels

1. Gangguan Fungsi Otak: Kekurangan gula darah dapat menyebabkan otak kekurangan energi, sehingga terjadi kebingungan, disorientasi, dan kesulitan berbicara.

2. Kerusakan Saraf: Hipoglikemia yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan saraf, yang dapat menimbulkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, dan rasa sakit di tangan, kaki, dan organ lainnya.

3. Gangguan Jantung: Hipoglikemia dapat meningkatkan risiko aritmia jantung, yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

4. Kejang, Koma, dan Kematian: Pada kasus yang parah, hipoglikemia yang tidak diobati dapat menyebabkan kejang, koma, bahkan kematian.

Cara Mengatasi Hipoglikemia saat Puasa

Segera batalkan puasa.

Konsumsi makanan atau minuman manis, seperti jus buah, madu, atau teh manis.

Jika gejalanya tidak membaik setelah 15 menit, hubungi dokter atau layanan darurat.

Ingat, kesehatan adalah prioritas utama. Jangan ragu untuk membatalkan puasa jika kamu mengalami hipoglikemia. 

Menahannya hingga buka puasa justru bisa membahayakan diri sendiri.

Tips Mencegah Hipoglikemia saat Puasa

Agar tidak mengalami hipoglikemia saat puasa, ikuti beberapa tips di bawah ini:

  • Konsumsi makanan kaya serat dan protein saat sahur.
  • Hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana.
  • Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka.
  • Beristirahat dengan cukup.
  • Hindari aktivitas fisik berat.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum berpuasa, terutama jika kamu memiliki diabetes.

Kesimpulan

Jangan abaikan keringat dingin saat puasa, terutama jika disertai gejala lain seperti lemas, gemetar, dan pusing. 

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID