Lomba Pengeras
TEMPAT saya ''bersembunyi'' selama masa kampanye serasa dikelilingi masjid. Serasa dekat semua. Berkat pengeras suara yang seperti lomba besar-besaran watt.
Tapi pihak keluarga minta pak San dibawa ke rumah sakit. Pakai mobil tetangga. Mobil pun meninggalkan kuburan. Pelayat juga pulang.
Begitu mereka sampai di rumah terdengarlah pengumuman dari masjid: ''innalillahi...''
Mereka pun siap-siap ke kuburan lagi.
Di kampung ini warga rukun. Pemilu damai. Mayoritas warga NU. Banyak yang ikut tarekat Nahsabandiyah-Qadiriyah. Di Pemilu lalu Prabowo-Gibran menang telak di situ: 80 persen.
Menteri Agama kita juga tokoh NU. Surat edarannya soal pengeras suara tidak akan dibacakan lewat pengeras suara di masjid NU di desa ini. (*)
Berita Terkait
Catatan Dahlan Iskan
Moral Pusbatara
Catatan Dahlan Iskan
Tekstil Danantara
Catatan Dahlan Iskan