Otomotif . 29/02/2024, 00:59 WIB

Waspadai Microsleep Saat Berkendara! Kenali Tanda, Bahaya, dan Cara Mencegahnya

Penulis : Eko Nugros
Editor : Gatot Wahyu

Selanjutnya bahaya microsleep.  Melansir Healthline, AAA Foundation for Traffic Safety memperkirakan 16,5 persen kecelakaan fatal di jalan raya disebabkan pengemudi yang mengantuk, termasuk microsleep.

Temuan serupa disampaikan National Highway Traffic Safety Administration AS. Otoritas setempat menyebutkan, kira-kira 6.000 kecelakaan fatal terjadi setiap tahun karena pengemudi mengantuk.

Microsleep saat berkendara memang sangat berbahaya bagi pengemudi dan mengancam keselamatan penumpang.  Pasalnya, ketika mata terpejam selama tiga detik dan kendaraan melaju dengan kecepatan 96 kilometer per jam, kendaraan bisa keluar jalur sampai nyaris 100 meter.

Berikut ini penyebab microsleep saat berkendara, yaitu:

1.Kurang tidur

2.Tidur kurang berkualitas, misalkan karena gangguan tidur apnea

3.Kondisi jalanan monoton, misalkan di jalan tol yang relatif lengang dan lurus minim kelokan

4.Penyakit diabetes

5.Tekanan darah tinggi

6.Kegemukan

7.Depresi atau gangguan kecemasan

8.Efek samping obat tertentu, misalkan antihistamin

9.Efek samping penyalahgunaan narkoba dan alkohol

 

Bahasan selanjutnya adalah mencegah bahaya microsleep saat berkendara. Hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id