Sebagai legenda sepak bola dengan umurnya yang tak muda lagi, Ronaldo seharusnya menjadi teladan bagi pemain lain. Sikap ambisinya membuat attiude-nya dan etikanya hilang hingga tak bermoral.
Sikap tak bermoral Ronaldo ini bukan yang pertama. Pada April tahun lalu, Ronaldo tampak memegang alat kelaminnya ke arah penonton saat berjalan keluar lapangan dalam pertandingan yang membuat timnya kalah 2-0.
Kemudian pada Februari 2024 ini, Ronaldo juga dikritik karena menempel syal Al-Hilal ke area selangkangannya yang dilempar fans ke arahnya di tribun penonton saat tim tersebut mengalahkan Al-Nassr di final Piala Musim Riyadh. (*)