Pada penderita BPH, obesitas dapat menimbulkan tekanan intra-abdominal yang meningkatkan tekanan pada kandung kemih, yang pada gilirannya dapat memperburuk gejala BPH, seperti rasa tidak nyaman di sekitar kandung kemih.
Lebih lanjut, orang yang mengalami obesitas juga memiliki kecenderungan untuk mengalami kelainan yang terkait dengan peradangan kronis, yang merupakan faktor risiko tambahan untuk terkena kanker.
4. Makanan
Makanan yang dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh, dan dokter sering menyarankan pola makan yang seimbang untuk menjaga kesehatan. Ketidakseimbangan dalam konsumsi makanan dapat meningkatkan risiko penyakit, termasuk kesehatan prostat.
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan, seperti produk susu, daging merah, dan lemak, dapat meningkatkan risiko penyakit prostat, terutama kanker prostat dengan jenis sel yang lebih agresif.
Sebagai contoh, daging olahan seperti sosis dapat berisiko karena proses memasak yang panjang dan penggunaan pengawet yang dapat menyebabkan terbentuknya zat karsinogenik yang merusak sel-sel dalam tubuh.
Jika Anda memiliki risiko terkena penyakit prostat, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat juga sangat dianjurkan untuk mencegah penyakit prostat.