Insiden ini mencuatkan pertanyaan mengenai etika dan perilaku sopir taksi Blue Bird, serta mendapat sorotan dari netizen yang mengkritik tindakan tersebut. Netizen menyoroti apakah perilaku tersebut pantas dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Menanggapi video ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana memberikan peringatan kepada pengemudi untuk menghindari situasi yang dapat menimbulkan emosi di jalan raya.
"Emosi adalah hal yang wajar pada manusia. Namun, bedanya ada pada hasil emosi yang dihasilkan. Harus terkontrol dan sesuai aturan. Pertimbangkan bila melakukan tindakan agresif, apa akibatnya bila berurusan dengan hukum," ujar Sony Susmana.
Hingga saat ini pihak Blue Bird Group belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini. Banyak kecaman dari netizen atas tindakan yang tidak baik tersebut dan berharap pihak Blue Bird Group dapat memberikan peringatan dan efek jera.
⛔️ Tidak untuk ditiru, masalah apapun bisa dibicarakan...bukan main kasar main ngeludah sembarangan.
— ???????? ???????????? (@Pai_C1) February 20, 2024
Ada apa sih bang❓️
???? mocswow pic.twitter.com/nrCX9Vee0L