Penyebab BAB Berdarah: Jangan Panik Dulu jika Darahnya Segar dan Tidak Bercampur Feses

fin.co.id - 19/02/2024, 14:08 WIB

Penyebab BAB Berdarah: Jangan Panik Dulu jika Darahnya Segar dan Tidak Bercampur Feses

Penyebab BAB Berdarah, Image: Vlada Karpovich / Pexels


BAB Berdarah, Image: Vie Studio / Pexels--

Catat warna dan konsistensi darah, serta apakah darahnya bercampur dengan feses.

Perhatikan apakah ada gejala lain, seperti sakit perut, demam, atau penurunan berat badan.

Segera ke dokter jika:

  • Darahnya banyak dan berwarna merah terang.
  • Kamu merasa lemas atau pusing.
  • Kamu mengalami sakit perut yang parah.
  • Kamu memiliki demam.
  • Kamu mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Kesimpulan

BAB berdarah tidak selalu berarti penyakit serius. 

Tapi, penting untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ketika darah berwarna merah segar dan tidak bercampur feses, maka kondisinya tidak seserius yang dikira. 

Ketika darah dan feses bercampur, ini bisa menandakan sesuatu yang serius. 

Tentang Fisura Ani

Fisura ani menurut Alodokter, adalah luka atau robekan yang terjadi di area anus, dipicu oleh sembelit atau diare.

Selain poop yang berdarah tentunya, kondisi ini juga disertai dengan sensasi nyeri tajam, yang dirasa dari anus yang terdampak.

Ketika jalan keluar feses dilalui oleh kotoran berukuran besar, apa lagi dengan tekstur keras, hal ini dapat menyebabkan pengikisan pada dinding anus, ditandai dengan keluarnya darah segar.

Pada kasus fisura ani, kondisi ini umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Durasinya sendiri bisa dalam hitungan hari atau minggu.

Fisura ani sendiri dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih umum pada bayi dan remaja, tidak tertutup kemungkinan pada orang dewasa.

Mereka yang penah atau terkena radang usus, herpes simplex hingga kanker kolon dan usus besar, juga disebut berpotensi alami fisura ani.

Untuk menanganinya secara mandiri, pemilihan makanan kaya serat, adalah yang dianjurkan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Akan tetapi jika tidak kunjung sembuh juga, maka buatlah sesi pertemuan dengan dokter terkait kondisi Anda.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID