"Tidak hanya sekadar efisiensi, GSP juga memperhatikan dampak negatif dari putaran kedua, seperti beban waktu, tenaga, dan biaya yang lebih besar," tegasnya.
"Melihat survei jika tren survei hari ini berlanjut pada Februari 2024, maka pilpres sekali putaran berpotensi dimenangkan Prabowo - Gibran," pungkasnya.