"Saya tanya, memang Gibran bisa kerja? Dia (calon) wakil presiden mana bisa ngurusin Nawacita sih? Inikan yang berkuasa nanti Prabowo kalau terpilih. Ya, saya bilang, apa Pak Jokowi bisa kerja? Maksudnya, kalau Pak Jokowi sudah nggak jadi presiden, memangnya dia bisa kerjain program Nawacita? Nah, inilah saya bilang tadi, konteksnya dipotong," jelas Ahok.
Dia pun mengaku masih waras jika ingin menyerang Jokowi.
Ahok mengatakan pernyataannya dalam video yang viral di media sosial itu telah dipotong.
"Pernyataan saya waktu itu dipotong-potong. Potong-potongan itu, sama seperti yang dulu Buni Yani. Biasalah biar orang maki-maki saya," ujar Ahok kepada wartawan di Kupang, Rabu 7 Februari 2024.
Ahok melanjutkan, maksud dia adalah Jokowi tak bisa kerja tanpa partai.
"Saya sampaikan Pak Jokowi dan Pak Gibran nggak bisa kerja sendiri tanpa partai" kata Ahok. (*)