Ia mengatakan pihaknya akan mengevaluasi terlebih dahulu Formulir Model A Pengawasannya, selanjutnya menyinkronkan antara fakta lapangan dan regulasi yang ada.
"Nanti akan kami pelajari dan dalami lebih dahulu," tegasnya.
Disinggung mengenai temuan pelanggaran sejak masa kampanye, dia mengatakan sebagian besar merupakan pelanggaran administrasi administrasi pemilu.
Menurut dia, pemberian sanksi administrasi dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu.
"Kalau yang soal politik uang itu 'kan tentu ada ukuran-ukuran yang jelas," kata Yon.
Selain mengikuti senam Sicita bersama lebih kurang 3.000 ibu rumah tangga di Lapangan Desa Rempoah, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani juga mengajak massa yang hadir untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Dia juga memperkenalkan beberapa calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan, yakni Adisatrya Suryo Sulisto (calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII Banyumas dan Cilacap), Bambang Hariyanto Baharudin (calon anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil Jateng VIII Banyumas-Cilacap), dan dr Henry Christianto (calon anggota DPRD Kabupaten Banyumas Dapil 2 Banyumas).
Dalam kesempatan itu, dia juga memberikan beberapa kuis dengan hadiah berupa jaket, kaos, dan barang lainnya.
Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Puan terlihat membagikan beberapa amplop kepada massa yang berada di bawah panggung.