Kesehatan

Prediksi Virus Baru, Organisasi WHO Ingatkan Bahaya Penyakit X yang Akan Mengancam Kesehatan

fin.co.id - 25/01/2024, 09:02 WIB

Ilustrasi Alat pelindung diri (APD) dari Penyakit X

FIN.CO.ID - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi peringatan, penyakit X atau yang belum diketahui sudah mulai menyebar ke seluruh dunia. 

Para ahli kesehatan memperingatkan, virus yang satu ini dapat 20 kali lebih mematikan dibandingkan dengan virus COVID-19 yang pernah terjadi.

Ketua Satuan Tugas Vaksin Inggris, Kate Bingham mengungkapkan, penyakit X memiliki dampak serupa dengan Flu Spanyol yang terjadi pada tahun 1919-1920 silam.

"Biar saya jelaskan begini, pandemi flu pada tahun 1918-19 telah menewaskan sedikitnya 50 juta orang di seluruh dunia, dua kali lebih banyak dari jumlah korban tewas pada Perang Dunia I. Saat ini, kita bisa memperkirakan jumlah kematian yang sama dari salah satu dari banyak virus yang sudah ada," kata Kate Bingham, dikutip The HealthSite, Kamis 25 Januari 2024.

BACA JUGA :

Guna meningkatkan kewaspadaan akan penyakit baru yang satu ini, kenali apa itu penyakit X yang sedang ramai dibincangkan di masyarakat.

Berdasarkan keterangan laman resmi Organisasi WHO, penyakit X merupakan penyakit yang hingga kini belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan dapat mengancam kesehatan manusia.

Penyakit X dikenalkan pertama kali pada tahun 2018 lalu, untuk menggambarkan potensi penyakit yang dapat menimbulkan ancaman mikroba serius bagi dunia.

Organisasi WHO juga telah menambahkan Penyakit X dalam daftar patogen, yang menjadi prioritas penelitian utama kesehatan pada tahun 2018.

BACA JUGA :

Guna mempertimbangkan bukti lebih dari total 25 famili virus dan bakteri, Organisasi WHO telah mengumpulkan lebih dari 300 ilmuwan pada 18 November 2022 lalu.

Pusat Keamanan Kesehatan, Johns Hopkins Amesh Adalja mengungkapkan, penyakit X diperkirakan berasal dari dari virus pernapasan yang asal-usulnya dari hewan.

"Bisa dari kelelawar seperti Covid-19, bisa dari burung seperti flu burung, atau bisa juga dari jenis hewan lain, babi misalnya,” kata dia, dilansir dari CBS News.

Namun hingga kini belum diketahui pasti jenis penyakit X, pemberian label itu digunakan untuk memberi peringatan dalam menghadapi penyebaran penyakit.

Tuahta Aldo
Penulis
-->