Fitur yang lengkap
BYD Dolphin dibekali dengan berbagai fitur canggih yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengemudi dan penumpang.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain: layar sentuh 10,1 inci dengan sistem infotainment yang terhubung dengan internet, voice control, dan kamera 360 derajat; kursi depan yang dapat disesuaikan secara elektrik dan dilapisi dengan kulit vegan.
Rruang kabinnya juga luas dengan kapasitas lima orang; bagasi yang lega dengan kapasitas 345 liter yang bisa diperluas hingga 1.310 liter dengan melipat kursi belakang.
Bicara suspensi depan, di situ ada MacPherson Strut dan suspensi belakang Torsion Beam.
Lainnya, rem cakram berventilasi di depan dan rem cakram di belakang; velg alloy yang dibalut ban berukuran 195/60 R16 (tipe Standard) atau 205/50 R17 (tipe Premium).
Harga yang bersaing

BYD belum merilis harga resmi mobil listrik yang akan dijual di Indonesia.
Namun, bocorannya, BYD Dolphin ini akan dijual sekitar Rp 450 jutaan untuk tipe Standard dan Rp 550 jutaan untuk tipe Premium.
Harga ini cukup terjangkau jika dibandingkan dengan mobil listrik lainnya di pasar Indonesia, seperti Hyundai Ioniq Electric yang dibanderol Rp 675 juta atau Nissan Leaf yang dijual Rp 649 juta.
Kekurangan BYD Dolphin
Meski memiliki beberapa keunggulan, BYD Dolphin juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain:
Jarak tempuh yang terbatas
BYD Dolphin ditawarkan dengan dua varian, yaitu Dynamic Standard Range dan Premium Extended Range. Varian pertama memiliki jarak tempuh maksimal 410 km, sedangkan varian kedua memiliki jarak tempuh maksimal 490 km. Jarak tempuh ini mungkin cukup untuk berkendara di perkotaan, tapi kurang ideal untuk perjalanan jauh atau antar kota. Apalagi, infrastruktur pengisian baterai mobil listrik di Indonesia masih belum memadai.