Kesehatan

Kapan Kelenjar Tiroid Harus DIlakukan Pembedahan? Ini Penjelasan Dokter Onkologi

fin.co.id - 11/01/2024, 23:06 WIB

Kapan Kelenjar Tiroid Harus DIlakukan Pembedahan? Ini Penjelasan Dokter Onkologi

Ilustrasi: Ini Penyebab Tiroid Sering Dialami Wanita Menurut Pakar Bedah Onkologi

fin.co.id - Dokter Spesialis Bedah Onkologi Divisi Onkologi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Dr. dr. Diani Kartini, SpB(K)Onk menjelaskan pentingnya kelenjar tiroid bagi tubuh dan kondisi-kondisi tertentu saat kelenjar tiroid memerlukan pembedahan.

“Kelenjar tiroid ini bisa memerlukan pengobatan itu ada beberapa keadaan, misalnya pembesaran kelenjar tiroid. Salah satunya, orang awam menyebutnya ‘gondok’ atau pembesaran kelenjar tiroid,” kata Diani saat gelar wicara daring yang diikuti dari Jakarta, Kamis 11 Januari 2024.

Kelenjar tiroid itu suatu kelenjar yang berbentuk seperti kupu-kupu dan terletak di leher (ada dua). 

Kelenjar tiroid berfungsi untuk metabolisme tubuh, pertumbuhan dan perkembangan tubuh dan menjaga kesehatan jantung. 

BACA JUGA: 5 Makanan Penurun Kolesterol untuk Cegah Serangan Jantung dan Stroke di Kemudian Hari

Ada sejumlah kondisi saat kelenjar tiroid membutuhkan pembedahan, misalnya, pembesaran kelenjar tiroid, kelainan pada kelenjar tiroid, dan lainnya.

Kelainan pada kelenjar tiroid antara lain adalah hipertiroid dan hipotiroid. Kondisi hipertiroid terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid dan sebaliknya, hipotiroid ketika kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup.

Kondisi di atas dapat disertai dengan sejumlah gejala, seperti hipertiroid yang membuat seseorang lebih banyak berkeringat, jantung berdebar-debar, mata melotot atau membesar, dan lainnya. 

Berlawanan dengan hipertiroid, kondisi hipotiroid biasanya memiliki gejala dengan badan terasa lemah, sulit buang air besar, dan lainnya.

BACA JUGA: Cara Mudah Melawan Flu dan Pilek di Musim Hujan

“Rata-rata, pasien datang ke dokter dengan keluhan benjolan di leher, tetapi, kita harus cari tahu dulu apakah betul itu karena kelenjar tiroid yang membesar. Kalau saat menelan benjolannya bergerak, kemungkinan itu benar karena masalah pada kelenjar tiroid,” kata Diani.

Pembesaran kelenjar tiroid dapat menjadi indikasi dari suatu penyakit, antara lain gangguan hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid, penyakit autoimun, tumor, hingga kanker. 

Dokter akan mengadakan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan penyakit tersebut.

Jika benjolan pada kelenjar tiroid terindikasi kanker, dikhawatirkan sel kanker akan menyebar ke kelenjar getah bening atau area tubuh lainnya. 

Oleh sebab itu, dokter akan memeriksa lebih lanjut pasien dengan metode biopsi untuk mengetahui benjolan itu termasuk jinak atau ganas.

Khanif Lutfi
Penulis
-->