Syofwatillah mengaku dirinya dan bersama para santri JSI turut merasakan pilu saat serangan-serangan dilontarkan kepada Prabowo selama debat berlangsung. Ia menilai, pihak yang melakukan hal itu merupakan manusia tidak bersyukur dan beretika.
"Jangan takut, jangan sedih, jangan gentar, Allah bersama bapak Prabowo Subianto dan kita semua," ujar Syofwatillah.
Ia pun kagum dan bahagia dengan sikap Prabowo yang tetap berupaya sabar kala itu. "Tapi, Alhamduah, bapak sabar. Terus istiqomah dengan kesbaaran, Insha Allah diridhoi perjuangan kita," jelasnya.